Jl. Kemiri Raya No. 22 Kota Tangerang Selatan

 

Pria kelahiran Jakarta, 15 Juli 1963, H. Bedi Zubaedi sudah menggeluti dunia kuliner sejak tahun 1980-an dengan segudang pengalaman pun pernah  ia geluti di beberapa perusahaan ternama mulai dari partime hingga komisaris aktif.

Karier Bedi dalam bidang kuliner sejatinya sudah mulai diukir sejak ia masih duduk di bangku kuliah Sahid Tourism Academy (Akpar Sahid) yang sekarang ini menjadi Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid. Di awali dengan partime di beberapa hotel dan restaurant ternama antara tahun 1983-1987.  Lepas lulus kuliah pada 1986, Bedi mulai menjajaki karirnya sebagai juru masak di banyak restaurant  dan keluar setelah lamaran kerjanya diterima di kapal pesiar, namun apa daya, orangtua tidak mengizinkannya dengan alasan yang bisa diterima. Karena Bedi berprinsip restu orang tua sangat diperlukan demi kesuksesan dalam hidupnya.

Rupanya keberuntungan sedang berpihak kepada Bedi, lamaran kerjanya diterima oleh sebuah perusahaan restoran Fast Food ternama pada saat itu dan Bedi pun mulai fokus meniti karier mulai dari Managemant Trainee, Assitent Manager, hingga posisi Regional Manager. Dan hingga akhirnya pada Februari 2001 Bedi pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan bergabung di lain perusahaan dengan menjabat sebagai Operation  Direktur. Bedi pun ikut membidani lahirnya merk baru baru diperusahaan tersebut. Di perusahaan tersebut Bedi menikmati karier yang paling cemerlang. Dari level Operation Direktur, Managing Direktur, President Directur, hingga posisi Komisaris Aktifpun pernah disandangnya. Hal tersebut tidak lepas dari kerja keras Bedi yang gigih meraih masa depannya dan tentunya pengalaman yang diberikan saat berkuliah di STP Sahid. Walaupun  demikian, meski ditengah puncak kariernya sebagai komisaris aktif, Bedi tetap lah seorang yang tidak bisa berdiam diri. Memorinya tetap melayang. Cita-citanya yang ingin membuka restaurant sendiri kembali merasuk dan  merajut cita-cita melalui Quick Chicken. Dikarenakan insting bisnisnya yang kuat akhirnya, H. Bedi Zubaedi berhasil meraih penghargaan Asia Pacific Entrepreneurship Award (APEA) di tahun 2011.

Pada februari 2010, bedi mengambil keputusan dalam hidupnya. Ia meninggalkan jabatannya sebagai komisaris aktif. Bedi lebih memilih menjadi konsultan restaurant dan membuka restaurant.

Dibawah bendera konsultan, Bedi banyak menangani investor yang akan membuka restaurant, restaurant belum terkenal dan yang sudah terkenal namun belum memiliki system yang baik.

Seiring berjalannya waktu, akhirnya di Maret 2010, bedi menangani Quick Chicken yang saat itu sudah ada sekitar 70 stores. Ia juga mengurangi kegiatannya sebagai konsultan sebelum akhirnya memutuskan vacuum sebagai konsultan di akhir Februari 2011.

Setelah focus di Quick Chicken, Bedi merubah struktur Organisasi, memberikan Job Description yang jelas kepada team, merubah peraturan dan system yang tidak jelas, membuat SOP yang baku, melakukan training secara berkisanambungan. Selain itu, dia juga melakukan sidak ke store untuk memastikan Dicipline, Quality, Service dan Cleanliness (DQSC) berjalan secara konsisten.

Kini Bedi sukses dengan restaurant Quick Chicken yang sudah buka sebanyak 225 store yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Setelah sukses membawa Quick Chicken kedalam bisnis makanan dan berhasil meraih penghargaan sebagai Market Leader serta penghargaan  Asia Pacific Business & Company Award di tahun 2011, pada bulan Juni 2011 Bedi mengetaskan kembali japanese fast food restaurant dengan nama Zu Bento yang hingga saat ini telah mencapai 6 stores. Di  bulan Januari 2012 HUMA Ribs, Steak & Shake yang memiliki konsep paduan makanan ala eropa yang dikemas berbeda oleh sang food specialist hadir menyemarakan dunia steak tanah air, yang hingga sekarang telah mencapai 6 stores. Tidak berhenti sampai disitu, pada bulan Agustus 2012 brand baru pun telah lahir kembali, Romawi Pancake & Coffee, adalah restoran yang menyajikan berbagai macam pilihan aneka pancake & coffee.

Dan terakhir Quick Coffee yang hadir di akhir desember 2012 yang memberikan kepuasan bagi penikmat coffee di Indonesia. Kelima brands tersebut berdiri kokoh di segmentasinya masing-masing dengan menghasilkan keuntungan yang cukup baik, menciptakan pengusaha-pengusaha baru, membuka lapangan pekerjaan dan mensinergikan pengusaha-pengusaha yang sudah ada. Tidak menutup kemungkinan besar bahwasannya akan ada brand-brand baru yang akan diciptakan dan bergerak sebagai perusahaan yang khusus menggarap bisnis Food & Beverage (Food Specialist), dengan harapan brand nasional dapat bersaing dengan brand-brand internasional yang sudah lebih maju di depan.

Dengan banyaknya brand yang ada dan brand yang akan dilahirkan dimasa akan datang, maka dibentuklah Holding Company Bedi Corporation pada bulan Januari 2012.  Hal ini ditujukan untuk membangun, mengendalikan, mengelola, mengkonsolidasikan serta mengkoordinasikan aktivitas dalam sebuah lingkungan multibisnis Bedi Corporation. Ini adalah bukti nyata bahwasannya orang Indonesia dapat bersaing dengan brand-brand internasional dan hal ini pula yang menjadikan kita bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Bedi Corporation yang berkonsentrasi pada aspek bisnis, optimalisasi sumber daya manusia dan segmentasi pasar yang jelas, mengajak kepada para pengusaha serta para mahasiswa yang ingin menjadi pengusaha untuk membangun Pekanbaru dengan bersinergi  mengambil bagian pilihan investasi yang tepat dari bisnis Bedi Corporation.

Most Recent Article

{{#6}}
{{{title}}} Read More
{{/6}}

Program Pendidikan dan Penelitian

Program Pendidikan yang ditawarkan STP Sahid terdiri atas program pendidikan Formal Reguler yang terdiri dari Perhotelan dan Perjalanan Wisata pada jenjang Diploma Satu, Diploma Tiga dan Sarjana Terapan Pariwisata.

  • Diploma I Perhotelan: Room Division, F&B Service, Kuliner, Kapal Pesiar 
  • Diploma III Perhotelan
  • Sarajana Terapan Perhotelan (S.Tr.Par)
  • Diploma I Usaha Perjalanan Wisata 
  • Diploma III Operasional Perjalanan
  • Sarajana Terapan Bisnis Pariwisata (S.Tr.Par)
Go to top