Read more.


tobelo1

Indonesia yang sangat melimpah dengan sumberdaya, merana disia-siakan karena tergiur dengan tersedianya barang-barang impor yang mudah dan murah.  Di sisi lain, kebutuhan akan bahan pangan yang terus meningkat, memaksa kita untuk kembali ke sumber daya kita.  Itulah salah satu alasan mengapa STP Sahid bekerja sama dengan Bupati Halmahera Utara di Tobelo dan CSR PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) untuk mempersiapkan keanekaragamana pangan lokal.

Langkah awal dimulai dengan persiapan produksi tepun tapioka dan sagu agar mencapai kualitas yang sesuai dengan pasar. Selanjutnya dengan pengembangan produk-produk turunan berbahan dasar tapioka atau sagu.

Menurut penganggungjawab CSR PT NHM, Swingly, produksi tapioka yang akan diproduksi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tepung untuk Indonesia Timur dengan kapasitas produksi 10 ton per hari.  Sedangkan berbagai produk turunan untuk konsumsi rumah tangga, akan dikembangkan berbagai kulier dan gastronomi molekuler dari bahan baku tersebut, demikian diungkapkan Sayyini Nahdlah, Direktur Pusat Kulinologi dan Gastronomi Indonesia (ICGC) STP Sahid Jakarta. [m@ya]