Dalam rangka untuk meningkatkan percepatan lulusan/alumni Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Jakarta di industry perhotelan dan pariwisata, kembali STP Sahid Jakarta membuka dan menjalin kerjasama dengan industry yang ada di Indonesia.

Pada hari  Rabu, 23 November 2016, telah dilaksanakan kegiatan Walk In Interview yang bekerjasama dengan salah satu industry perhotelan ternama yang ada di Jakarta. Acara yang secara resmi dibuka oleh Bp. Murhadi S.Kom, MM selaku Pembantu Ketua Bidang III tersebut dalam sambutannya beliau mengutarakan bahwa “Salah satu dampak dari pengembangan Program WBL (Work Based Learning) dan Program LED (Leadership, Entrepreneurship and Development Program) adalah terserapnya sebagian besar jumlah mahasiswa semester akhir di industri sebanyak 45%, artinya pada saat mahasiswa mendekati pelaksanaan kelulusan/wisuda itu sebagian besar sudah terserap ke industri”.

 

Pada kesempatan Walk In Interview kali ini, pihak industry menerapkan sistem interview dengan online test dan English test, dengan jumlah kandidat pelamar kerja sebanyak 72 orang dari alumni STP Sahid Jakarta dari berbagai angkatan dan 10 orang dari program pengembangan uji kompetensi kampus yang berasal dari daerah Payakumbuh-Sumatra Barat. Diharapkan melalui kegiatan dan program yang diterapkan, penyerapan lulusan/alumni Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Jakarta dapat lebih meningkat kembali.(cpy)

Dalam rangka untuk meningkatkan percepatan lulusan/alumni Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Jakarta di industry perhotelan dan pariwisata, kembali STP Sahid Jakarta membuka dan menjalin kerjasama dengan industry yang ada di Indonesia.

Pada hari  Rabu, 23 November 2016, telah dilaksanakan kegiatan Walk In Interview yang bekerjasama dengan salah satu industry perhotelan ternama yang ada di Jakarta. Acara yang secara resmi dibuka oleh Bp. Murhadi S.Kom, MM selaku Pembantu Ketua Bidang III tersebut dalam sambutannya beliau mengutarakan bahwa “Salah satu dampak dari pengembangan Program WBL (Work Based Learning) dan Program LED (Leadership, Entrepreneurship and Development Program) adalah terserapnya sebagian besar jumlah mahasiswa semester akhir di industri sebanyak 45%, artinya pada saat mahasiswa mendekati pelaksanaan kelulusan/wisuda itu sebagian besar sudah terserap ke industri”.

Pada kesempatan Walk In Interview kali ini, pihak industry menerapkan sistem interview dengan online test dan English test, dengan jumlah kandidat pelamar kerja sebanyak 72 orang dari alumni STP Sahid Jakarta dari berbagai angkatan dan 10 orang dari program pengembangan uji kompetensi kampus yang berasal dari daerah Payakumbuh-Sumatra Barat. Diharapkan melalui kegiatan dan program yang diterapkan, penyerapan lulusan/alumni Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Jakarta dapat lebih meningkat kembali.(cpy)